Selasa, 29 Januari 2019

Aprindo: 95 Persen Peritel Beralih ke Jualan Online | Konsultan Bisnis Dan Manajemen


JASA KONSULTAN RITEL

TERBAIK, +62 813-9864-6177, Aprindo: 95 Persen Peritel Beralih ke Jualan Online

Konsultan, Konsultan Bisnis, Konsultan Bisnis Ritel, Konsultan Bisnis Minimarket, Konsultan Bisnis Waralaba, Konsultan Bisnis Di Indonesia, Konsultan Bisnis, Konsultann Bisnis Jakarta, Konsultan Bisnis Bandung, Konsultan Bisnis Cirebon, Konsultan Bisnis Surabaya



Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) menyatakan saat ini memiliki sekitar 600 anggota. Dari jumlah anggota tersebut, 95 persen di antaranya saat ini bertransformasi dalam menjual produk mereka dari yang semula dilakukan secara konvensional menjadi daring atau online.

Ketua Aprindo Roy Mandey mengatakan transformasi dilakukan untuk mendukung bisnis mereka di era digitalisasi seperti sekarang ini. "Sekitar 600 anggota tersebut memiliki 40 ribu toko fisik," katanya seperti dikutip dari Antara, Selasa (29/1).

Roy mengatakan 5 persen anggota Aprindo sisanya, saat ini masih bertahan dan tak mau bertransformasi. Mereka merupakan pemain lokal yang tumbuh dan berkembang dengan toko fisik.


Anggota tersebut tak mau bertransformasi karena masih optimis dengan kinerja mereka di era digitalisasi. "Sebenarnya selalu kami yakinkan mereka untuk tidak hanya punya toko offline tapi juga punya online," katanya.

Sebagai informasi, belakangan ini beberapa pengusaha ritel yang menutup gerai mereka seiring dengan lesunya bisnis. Salah satunya, PT Hero Supermarket.

Corporate Affairs GM Hero Supermarket Tony Mampuk beberapa waktu lalu mengatakan setidaknya 26 gerai Hero yang ditutup akibat lesunya bisnis. Selain Hero, penutupan juga dilakukan PT Central Retail atas toko ritel mereka Central Neo Soho.


Public Relations Department Manager Central Retail Indonesia Dimas Wisnu Wardana mengatakan penutupan dilakukan karena perubahan budaya berbelanja masyarakat Indonesia.

Masyarakat Indonesia saat ini sudah menggeser pola belanja dari sebelumnya dilakukan secara konvensional ke sistem daring (online). Perubahan pola belanja tersebut membuat operasional di gerai Central Department Store Neo Soho berjalan berat sejak berdiri 2016 lalu.

Roy mengatakan perubahan teknologi memang tidak bisa dihindari  oleh dunia usaha. Oleh karena itulah agar tidak tergerus teknologi, pengusaha harus mengikuti tren.


Digitalisasi dinilai dapat mendongkrak pertumbuhan atau pencapaian target pendapatan ritel.

Sumber: CNN Indonesia

Industri yang kami layani :


>>> Retail / Ritel : Segala jenis toko ; Toko Buku, Toko Bangunan, Minimarket, Supermarket, Hypermarket, Toko Buah, Toko Obat / Apotik, Baby Shop, Pet Shop, Toko Roti / Bakery, Dll.
>>> Manufacture / Pabrik : Segala Jenis Pabrik ; Pabrik Makanan & Minuman, Pabrik Plastik, Pabrik Kertas, Dll.
>>> Service : Hotel, Restoran, Printing, Cafe, FnB, F & B, Laundry, Wedding, Fashion Design, Barber Shop, Dll.
>>> Start Up : Segala Jenis Industri.

1 komentar:

  1. KINI DEWALOTTO MENYEDIAKAN DEPOSIT VIA PULSA TELKOMSEL / XL
    UNTUK KEMUDAHAN TRANSAKSI , ONLINE 24 JAM BOSKU ^-^
    WWW.DEWA-LOTTO.NAME
    WA : +855 88 876 5575

    BalasHapus

Begini Cara Memutar Modal agar Bisnis Makin Untung | Konsultan Bisnis Dan Manajemen

JASA KONSULTAN RITEL  TERPERCAYA, +62 813-9864-6177, Begini Cara Memutar Modal agar Bisnis Makin Untung Konsultan Bisnis Ritel, Konsul...